Tampilkan postingan dengan label Pollarstar Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pollarstar Travel. Tampilkan semua postingan

Kedamaian di Thailand Selatan

>> Mei 12, 2011

Thailand Selatan adalah tempat terdapatnya ratusan mil garis pantai, beberapa merupakan pantai yang belum tersentuh. Banyak orang bilang bahwa sebagian besar lokasi paling terkenal di Thailand, seperti Phuket – pulau paling besar di Thailand – telah
tereksploitasi dan kehilangan keindahan dan pesonanya. Tetapi, itu tidak menghentikan banyak wisatawan untuk datang ke kota-kota pinggir pantai tersebut tahun demi tahun.

Ketertarikan wisatawan meningkat tajam setelah daerah itu ditampilkan dalam film Hollywood. Pertama adalah Ko Tapu, sekarang terkenal sebagai Pulau James Bond, yang ditampilkan dalam film keluaran 1974 ‘The Man With The Golden Gun’. Lalu petualangan
mematikan Leonardo DiCaprio dalam The Beach – difilmkan dekat Pulau Phi Phi pada 2000 – yang semakin menambah ketertarikan dunia akan liburan pantai yang mempesona.

Memang benar, kebanyakan tempat di Thailand Selatan telah penuh sesak dan rusak, tetapi masih terdapat tempat menyendiri untuk menikmati ketenangan dan bersantai. Berikut adalah beberapa saran untuk menghindar dari keramaian dan menikmati waktu sendiri.


Photo credits - adrian_wright


Ko Rok

Ko Rok adalah sepasang pulau kembar yang sering didatangi wisatawan karena gugusan koral yang menakjubkan, sebuah tempat sempurna untuk snorkeling dan menyelam. Terdapat bermil-mil pantai pasir putih yang menyilaukan mata dan kebanyakan masih sepi, cocok untuk berkemah. Anda dapat membeli perbekalan di pulau dan menikmati malam yang damai, tenang, dihiasi oleh pemandangan matahari terbit dan tenggelam yang mencengangkan.


Photo credits - Argenberg



Photo credits - VannagoCaraRupa


Ko Tarutao

Ko Tarutao adalah bagian dari Taman Nasional Laut Tarutao. Awalnya dibangun sebagai penjara, Ko Tarutao ditampilkan dalam salah satu episode acara TV Amerika ‘Survivor’. Kebanyakan turis lebih memilih keramaian dekat Ko Lipe, tetapi taman nasional tersebut
mengelola bungalow dan tempat perkemahan bagi yang mencari ketenangan.


Photo credits - wimbledonian



Photo credits - shunjung_69


Ko Kut (juga dikenal sebagai Ko Kood)

Ko Kut terletak pada ujung sebelah tenggara Thailand dan merupakan pulau terdekat ke negara tetangga, Kamboja. Kebanyakan turis yang berkunjung adalah dari kawasan Indochina, terutama yang mencari hiburan akhir pekan. Pulau ini sebagian besar belum dibangun dan masih terdapat hutan belantara, sempurna untuk para pecinta alam sejati. Kebanyakan resor di pulau ini hanya melayani paket wisata jadi pastikan Anda menggunakan agen perjalanan.

Waktu untuk Pergi

Musim sibuk di seluruh Thailand adalah dari Oktober sampai Februari, inilah masanya harga-harga naik dan pantai menjadi ramai. Ini karena musimnya mendukung untuk wisata. Baru-baru ini musim penghujan datang terlambat dan telat pula selesainya. Jadi sebaiknya Anda berkunjung akhir Februari atau awal Maret saat cuaca sudah lebih tenang tetapi hujan belum terlalu deras. Terlepas dari pemilihan soal waktu, pastikan Anda selalu siap menghadapi cuaca buruk dan cobalah untuk memesan tempat terlebih dahulu agar tidak kecewa ketika sebuah perjalanan habis terpesan.

Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

5 Makanan Thai yang Membuat Anda Lari ke Kamar Mandi Sekaligus Ketagihan

Dari salad pepaya dengan kepiting fermentasi sampai kerang darah, meski enak, makanan-makanan ini mampu meruntuhkan perut yang paling tahan pedas sekalipun.

Mereka yang datang ke Bangkok selalu diingatkan agar berjaga-jaga dan menyiapkan obat antidiare. Mereka juga harus berhati-hati terhadap makanan jalanan yang tidak bersih. Beberapa orang bahkan tak tega membayangkan makan gorengan dari pinggir jalan, khawatir akan rasa pedas masakan eksotis ini dan menyeringkan mereka ke belakang.

Tetapi tidak semua sakit perut yang terjadi di Bangkok adalah hasil dari makanan di jalan yang kotor. Sebaliknya, mengalami tong sia (terjemahan literalnya: perut rusak), yang masih sering dialami juga oleh penduduk lokal, adalah bukti bahwa Anda memakan makanan enak.

Inilah lima makanan Thai yang paling berbahaya sekaligus nikmat — kebanyakan tersedia di pasar-pasar di Bangkok.

1. Som tum boo balad


Nikmat sekaligus berbahaya. Bukan hal aneh jika Anda mendengar orang Thailand bercerita tentang tong sia paling mengesankan yang mereka alami setelah memakan hidangan ini. Penyebab tong sia paling utama adalah campuran salad pepaya dengan kepiting fermentasi.

2. Kha gai super


Bayangkanlah ini sebagai sup ayam yang super pedas dan asam, penuh dengan berbagai bumbu dan semua bagian ayam yang biasanya akan dibuang, seperti ceker. Kadang sup ini muncul dengan varian merah yang sama beraninya seperti rasanya.

3. Hoy khaeng luek


Peringatan: Memakan kerang darah ini tanpa saus pedasnya akan menyinggung perasaan sesama pencinta makanan. Pilihlah yang segar dan hindari makan kerang yang disajikan dan belum terbuka. Kerang rebus berbumbu ini akan membuat Anda kerepotan saat memakannya — dan sesudah.

4. Gop kratiem pad kra pow


Sebenarnya kra pow, hidangan dengan daun basil, adalah makanan standar yang bisa Anda temukan di setiap restoran. Tapi, Anda bisa membuat orang Thailand terkesan dengan menambah pesanan kodok goreng bawang. Penjual makanan di jalan akan menambahkan berbagai macam bumbu dan mungkin akan memberikan Anda tisu toilet gratis setelah Anda menghabiskan makanan ini.

5. Som tum hoy dong


Rasanya seperti api dan tanpa ampun. Jika Anda sudah tahan dengan som tum boo balad, perut Anda mungkin siap untuk naik ke level berikutnya. Sebut saja nama salad pepaya campur kerang fermentasi ini dan lihatlah bagaimana orang-orang akan mengerutkan kening dan meneteskan air liur di saat bersamaan.

Jika Anda berani menghabiskan hidangan ini sekaligus, bon pemesanan makanan ini akan berguna sebagai catatan tambahan buat bos Anda saat Anda meminta izin tidak masuk karena sakit perut.

Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

(Phuket) Surga Para Pengejar Matahari シ

Anda yang pernah berlibur ke Pulau Phuket, Thailand, mungkin pernah mengunjungi tempat ini. Promthep Cape atau Tanjung Promthep terletak di ujung selatan pulau dan terkenal sebagai tempat yang sempurna untuk menyaksikan matahari tenggelam.

Ketika saya mengunjunginya pada siang hari, tempat ini terlihat biasa. Hanya seperti bukit berbatu, mirip seperti gardu-gardu pandang yang ada di daerah wisata di Indonesia, hanya lebih besar. Kios-kios berjualan minuman dan souvenir kas Thailand berjajar di sepanjang area parkir. Beberapa restoran menjadi tempat berteduh favorit bagi para wisatawan yang tidak ingin tersengat matahari.

Pemandangan ke arah laut biru, dengan bukit-bukit berwarna hijau di kejauhan, terlihat indah walau tidak berbeda dengan pemandangan di Phuket secara umum. Semua orang menanti momen matahari tenggelam.

Wisatawan makin banyak berdatangan seiring dengan bergulirnya matahari ke ufuk barat. Masing-masing orang berebut posisi, mencari tempat yang paling sempurna menyaksikan matahari tenggelam. Hari itu langit biru cerah.

Setelah mendapatkan posisi yang tepat, kami pun menyiapkan kamera dan tripod. Kami sama sekali tidak beranjak dari tempat tersebut karena takut
tempat itu diambil oleh orang lain, walau matahari masih bersinar cukup terik dan pemandangan masih belum bagus untuk diabadikan.

Pukul 18.00, matahari semakin kehilangan teriknya, menimbulkan semburat jingga. Inilah saat tepat untuk mulai mengambil gambar. Saat ini, seluruh pinggiran gardu pandang telah penuh dengan wisatawan. Mungkin karena hari Minggu, wisatawan lokal pun sangat banyak jumlahnya.



Beberapa pasangan muda sibuk mengambil foto. Terlihat banyak keluarga dengan anak-anak kecil, serta kelompok-kelompok perempuan yang berkerudung – mungkin seperti kelompok pengajian kalau di Indonesia. Wisatawan dari berbagai bangsa, usia, semuanya punya tujuan sama, yaitu menyaksikan matahari tenggelam di Tanjung Promthep, Phuket.

Saya, yang datang bersama suami dan adik, tidak kalah gencar berfoto. Hobi fotografi suami tampaknya terpuaskan di tempat ini. Berbagai pose dengan beragam angle diabadikan. Beberapa orang tersenyum melirik kami bergaya, tapi kami tidak peduli. Sudah jauh-jauh datang ke Tanjung Promthep, kami ingin berfoto-foto.

Matahari jingga semakin tenggelam, menciptakan suasana yang membuat semua orang terdiam menikmati. Pantulan warna keemasan di permukaan laut menciptakan paduan serasi dengan alam sekitarnya.

Ketika matahari telah seluruhnya tenggelam di batas cakrawala, orang-orang pun beranjak pulang, mengantongi puluhan foto di kamera mereka.

Ke Tanjung Promthep dari Phuket Town atau Patong

Tanjung Promthep dapat dicapai dari arah Phuket Town, melalui Wat Chalong. Anda bisa menyusuri jalan utama menuju perempatan Chalong, kemudian mengambil jalan pantai melalui Pantai Rawai. Sangat mudah menemukan tempat ini karena di Phuket terdapat cukup banyak petunjuk arah.

Apabila Anda berangkat dari daerah pantai, Pantai Patong misalnya, Anda tinggal menyusuri jalan pantai melalui Pantai Karon dan Kata. Tanjung Promthep dan Patong berjarak sekitar 18 kilometer.

Untuk menuju tempat ini, dan berkeliling Phuket secara umum, Anda dapat menggunakan taksi atau menyewa tuktuk. Namun yang paling nyaman serta murah adalah menyewa sepeda motor. Selain waktunya lebih fleksibel, juga lebih mudah menikmati pemandangan karena bisa berhenti sewaktu-waktu. Meski berliku-liku dan naik-turun, jalanan di pulau ini semuanya beraspal halus. Sewa motor sehari sekitar THB 250-300 atau Rp 75-90 ribu tanpa bensin.

Selamat mengejar matahari!

source:yahootravel


Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Yang Wajib di Hokkaido

>> Mei 11, 2011

Hokkaido adalah tujuan populer di kalangan turis dunia, tempat ideal untuk merasakan pengalaman Jepang yang tradisional. Dari mulai damainya gaya hidup sampai indahnya pemandangan, Hokkaido penuh dengan pesona yang tak pernah gagal memikat. Surga ini tersembunyi di bagian paling utara Jepang, hanya satu setengah jam penerbangan dari Tokyo.



Ramen

Miso ramen yang asli hanya bisa Anda temukan di Sapporo, Hokkaido. Sebagai tempat asal ramen, kios-kios dan restoran ramen tersebar di seluruh kota. Dua tempat yang terkenal di kalangan turis adalah Ramen Republic dan Ramen Yokocho. Ramen Yokocho, sebuah gang sempit yang dipadati warung-warung menyajikan ramen Sapporo yang terkenal, dapat ditempuh dengan 3 menit berjalan kaki dari stasiun kereta bawah tanah Susukino.

Daerah ini juga merupakan tempat hiburan dan kawasan red light yang populer, mulai 'hidup' saat matahari terbenam. Dua stasiun selanjutnya dari Susukino adalah taman hiburan Ramen Republic, berlokasi di lantai 10 Sapporo ESTA, kompleks bisnis tepat di depan Stasiun Sapporo. Sayangnya, tempat-tempat ramen yang popular ini terlalu dikomersialkan, harga yang mereka pasang ditujukan bagi turis dan pengunjung. Namun tak perlu khawatir, semangkuk ramen yang enak bisa dengan mudah ditemukan di mana saja di kota. Anda tinggal mencari beberapa penanda warung ramen yang enak - kecil, mungkin sedikit kumuh, tapi antriannya penuh, bahkan di tengah musim dingin.



Bir

Menyicipi bir adalah hal yang tidak boleh Anda lewatkan ketika menjelajah Hokkaido. Selain sake, Hokkaido terkenal dengan bir. Dengan banyaknya pabrik pengolahan di seluruh pulau, pastikan Anda mampir ke salah satunya untuk menyicipi bir yang baru selesai dibuat. Empat produsen bir yang terkenal adalah Kirin, Sapporo, Suntory, dan Asahi. Namun, tempat-tempat pembuatan kecil juga menawarkan bir yang tak kalah memuaskan.

Salah satu rekomendasi adalah mencoba makan malam Genghis-khan (domba panggang) dengan bir spesial di Pabrik Bir Sapporo. Perpaduan sempurna antara kelembutan cita rasa dengan alkohol - betul-betul sebuah kenikmatan duniawi!



Makanan Laut

Beragamnya pilihan di Hokkaido bisa menjadikan tempat ini surga bagi penyuka makanan laut. Daging kepiting, ikan salmon, scallop, landak laut, telur ikan salmon, semuanya tersaji segar untuk dinikmati. Kepiting-kepiting berukuran amat besar kerap menjadi pilihan para turis dan penduduk lokal. Pasar pagi di Hakodate adalah tempat mendapatkan makanan laut yang masih segar, hidup bahkan. Hakodate Asaichi (pasar pagi Hakodate) terletak sangat dekat dari stasiun JR Hakodate. Terdapat 360 toko, penjaja atau restauran yang menjual makanan laut. Bersiaplah untuk bangun lebih awal, pasar paling penuh aksi antara jam 6 hingga 7 pagi.



Cokelat

Anda tidak bisa meninggalkan Hokkaido tanpa membawa pulang sekotak Shiroi Koibito atau produk-produk Royce. Cokelat-cokelat ini sengaja dibuat sebagai penggoda indera perasa, dengan aroma kelapanya yang kaya dan menggiurkan, membangkitkan segala hasrat demi kegemaran akan cokelat.

Kunjungi Taman Shiroi Koibito - pabrik cokelat Ishiya, tempat pembuatan Shiroi Koibito. Dengan tiket masuk seharga 600 yen, Anda seperti memasuki dunia "Charlie dan Pabrik Cokelat" versi Charles Dickens. Selain melihat proses produksi secara langsung, ada galeri yang menampilkan kemasan dan kaleng cokelat, ratusan cangkir teh dan cokelat panas, bahkan koleksi mainan anak-anak dari seluruh dunia. Benar-benar sebuah pengalaman yang penuh kenangan masa kecil.



Salju

Musim dingin adalah puncak aktivitas. Meskipun Februari 'membeku', Odori Park semarak oleh orang-orang yang bersiap untuk festival salju terbesar sepanjang tahun. Festival Salju Sapporo sudah tersohor di dunia, mengundang 2 juta pengunjung untuk datang ke Hokkaido setiap tahun. Para 'pematung' salju pun datang berkumpul dari seluruh dunia untuk saling berlomba.

Berbagai bentuk pahatan terlihat di sepanjang jalan, Hokkaido seperti sebuah kerajaan salju. Patung-patung itu bisa setinggi bangunan tiga lantai, berbentuk karakter kartun seukuran manusia, atau meniru monumen dan ikon termasyhur, semuanya terbuat dari es. Betul-betul mengagumkan! Malam hari adalah waktu terbaik untuk menikmati karya seni ini, saat lampu-lampu jalan menerangi dan mengubah Hokkaido menjadi negeri dongeng raksasa.

Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Saat Bunga Cherry Mekar di Kanazawa ت


Terlambat datang ke pesta bunga cherry? Pergilah ke arah utara ke Kanazawa, Sendai atau Hakodate.

Untuk melihat bunga cherry Jepang pada saat musimnya membutuhkan sedikit rencana dan banyak keberuntungan: tidak peduli seberapa banyak artikel yang kamu baca atau kabar terbaru yang kamu ikuti, cuaca dingin yang tiba-tiba datang atau cuaca panas bisa terjadi dalam seminggu atau bahkan lebih. Bunga cherry di Jepang paling terkenal di wilayah Tokyo dan Kyoto yang habis musimnya pada awal April.

Jadi jika anda datang terlambat di pesta daun bunga, anda harus berpikir menuju ke utara!

Bunga Kanazawa

Bunga Cherry akan mekar sedikit terlambat di kota bagian utara Jepang seperti Sendai atau Hakodate ini karena iklim di sana yang lebih dingin. Pilihan bagus lainnya untuk menikmati bunga cherry saat pertengahan-April adalah di Kanazawa, yang berlokasi di barat laut Tokyo di laut Jepang. Kota modern dengan beberapa wilayah bersejarah, tujuan utama di Kanazawa adalah istana Kanazawa dan Kenrokuen, yang merupakan salah satu dari tiga taman terbaik di Jepang dan wilayah yang bagus untuk menikmati hamparan bunga cherry.


Menuju Kanazawa dari Tokyo sangat mudah dengan menggunakan kereta ekspress Jepang, Shinkansen. Naik Joetsu Shinkansen dan berlanjut naik ekspres yang agak terbatas di Echigo-Yuzawa, dengan lama perjalanan sekitar empat jam. Kanazawa bahkan lebih dekat dengan Kyoto dan Osaka, hanya sekitar dua jam dengan kereta ekspress tersebut. Untuk menghemat biaya perjalanan ke Kanazawa bila anda berangkat dari Tokyo, anda dapat menggunakan bis dari Shinjuku atau Ikebukuro, meskipun waktu perjalanan anda akan lebih lama.

Taman yang paling terkenal di Jepang, Kenrokuen, telah dibangun sejak 1774. Taman ini terlihat cantik di setiap musim, ditambah lagi dengan warna bunga cherry pada musim panas semakin menghidupkan taman yang susah payah dibentuk itu. Sederet pohon dekat pintu masuk taman dan dekat istana Kanazawa merupakan lokasi yang bagus untuk difoto, tetapi untuk pesta bunga cherry Jepang yang sempurna, pesta hanami harus dicoba. Selama perjalanan anda menuju taman, mampirlah ke pasar keluarga, Sunkus, atau toko yang nyaman lainnya untuk persediaan makanan apda Asahi Super Dry dan makanan ringan untuk pesta dadakan di taman.

Di samping hamparan bunga-bunga pink, areal sebesar 25 hektar di taman Kenrokuen juga menyediakan semua yang kamu inginkan. Lentera batu, lukisan jembatan, pagoda agung dan masih banyak pajangan lainnya. Sebelum mengalami perkembangan yang pesat, Kenrokuen awalnya adalah taman Istana Kanazawa, dan meskipun bangunan yang saat ini adalah rekonstruksi, istana itu masih dekat dan memiliki pemandangan yang mengesankan.

Tempat Alternatif Lain


Selain taman Kanazawa masih ada macam-macam tempat seperti area Nagamachi, yang telah dibangun kembali untuk menampilkan bagaimana samurai Kanazawa hidup. Beberapa rumah seperti Nomura House adalah bangunan yang asli, dan sepanjang area itu merupakan pemandangan indah Jepang tempo dulu. Area Higashi-Chaya adalah tempat lain yang menarik, pernah menjadi pusat dunia geisha Kanazawa dan sekarang direnovasi menjadi area yang romantis untuk menikmati segelas teh hijau. Tempat yang modern juga tersedia disana dengan kualitas sama bagusnya, dengan mengadopsi gaya arsitektur dari Museum Seni Kontemporer abad 21 dan stasiun Kanazawa yang menawarkan secara sempurna perbedaannya dengan area bersejarah Kanazawa.

Meskipun menuju Kanazawa bisa dilakukan dalam sehari dari Kyoto atau Osaka, keberangkatan dari Tokyo perlu berhenti untuk menginap, sedikitnya semalam untuk membuat perjalanan jadi lebih menarik. Untuk lebih mengenal sejarah Kanazawa, menginap di tempat penginapan gaya tradisional Jepang seperti Nakayasu Ryokan bisa menjadi pilihan yang tepat, tetapi biaya yang disukai seperti penginapan Dormy dan penginapan Totoko cukup mewakili. Pilihan unggulan kami untuk hotel di Kanazawa adalah Hotel Tokyufor yang harga dan kenyamanannya sebanding.

Tempat Menarik Lainnya

Sendai: Ibukota Miyagi Prefecture dan didirikan oleh panglima perang samurai terkenal date Masamune, yang juga terkenal sebagai "naga bermata satu," bunga Cherry Sendai biasanya bermekaran selama minggu ketiga di bulan April.

Hakodate: Bunga-bunga pelabuhan ujung selatan Hokkaido ini biasanya mencapai puncak musimnya, bersamaan dengan kota terbesar Hokkaido Sapporo pada awal bulan Mei.
99 rekomendasi


source:yahotravel.com


.(")(")✿❀❁(")(")




Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Jatuh Cinta Pada Pulau Jeju ت

Selama beberapa generasi, Pulau Jeju adalah tujuan utama penduduk Korea Selatan untuk berbulan madu. Inilah lima alasannya.



Terletak di lepas pantai Korea Selatan, Jeju-do menerima ribuan pelancong dan pasangan bulan madu.

Penerbangan langsung dari kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Beijing dan Shanghai (dan dari bandara domestik Korea Selatan) serta persyaratan visa yang mudah semakin menjadikan Jeju tujuan menarik.

Terdapat taman nasional semitropis dengan luas 224 km persegi dan pantai yang penuh dengan air terjun.

Luas Jeju tiga kali lebih besar dari Seoul, tapi hanya setengah juta orang yang tinggal di sana. Akibatnya pulau ini terasa sepi sekaligus santai. Meski Anda tidak sedang berbulan madu, namun berlibur di Jeju akan membuat anda merasa seperti itu.

1. Puncak tertinggi di Korea Selatan


Gunung api Hallasan yang sedang tidur mencapai ketinggian 1950 meter di atas permukaan laut, tapi Anda bisa mendakinya dan turun lagi dalam sehari jika berangkat pagi. Hindari awan hujan di musim panas dan datanglah pada musim semi saat azalea berbunga, atau saat warna-warna musim gugur muncul atau malah musim dingin untuk melihat salju.

Hallasan adalah cagar biosfer UNESCO. Di dalamnya terdapat danau kawah, tanaman pegunungan, burung pematuk, bajing, kupu-kupu dan serangga. Banyak klub pecinta alam secara reguler mendaki jalur-jalur di sini dan melihat 368 gunung api parasit.

Hallasan National Park. www.hallasan.go.kr/english/. Tel: +82 64 713 9950.

2. Tuba lava

Satu lagi taman geologi UNESCO, Gua Manjang (Manjang Cave) memiliki panjang 8 kilometer dan Anda bisa berjalan sedalam 1 kilometer melihat terowongannya yang menyeramkan.

Terbentuk dari lahar yang mendingin, gua ini gelap, dingin, kadang sempit dan licin karena air. Di pojok-pojoknya terdapat kelelawar. Ini jelas bukan tempat bagi Anda yang takut ruang sempit.

Gunakan bus dari Terminal Bus Antarkota Jeju menuju Jocheon (local road 1132) dan turun di Pintu Masuk Manjanggul; dari sana ambil bus shuttle atau jalan kaki 20 menit. Tel +82 64 783 4818.


3. Patung kakek


Jeju sangat bangga dengan angin, batu dan perempuan-perempuan mereka. Bebatuan di sini unik karena terbentuk dari muntahan lahar. Sekitar 90% dari permukaan batunya adalah jenis basalt.

Tembok batu ini melindungi lapangan terbuka dari badai. Sekitar tahun 1750, untuk menakut-nakuti para penyerang, tukang batu mulai memahat “patung kakek” (dolharubang) yang menyeramkan. Patung ini berbentuk phallus yang mirip dengan patung-patung di Easter Island.

Ada 45 patung yang masih berdiri — tapi jangan tertiru dengan yang replika. Batu-batu ini adalah simbol budaya kuno yang unik tentang dewa-dewa dan legenda rakyat.

Tengok patung-patungnya di sekeliling pulau dan cari tahu lebih lanjut di Jeju Stone Park.

4. Perempuan penyelam


Pada zaman ketika para pria Jeju menghilang selama berminggu-minggu di kapal nelayan mereka, harus ada yang tetap tinggal dan mengangkuti batu supaya makanan tersedia di rumah.

Karena padi tak mau tumbuh di pulau yang keras dan berangin ini, perempuan pun belajar menyelam untuk mencari gurita, abalone, kerang, cumi dan rumput laut. Kini, para perempuan laut perkasa ini (haenyo) bisa menyelam 10-20 meter tanpa alat bantu, dan menjadi terkenal seantero Korea Selatan.

Rata-rata haenyo ini berusia 65 tahun. Beberapa orang masih menyelam hingga usia 80 tahun dengan pakaian selam. Anda bisa melihat mereka bekerja di seluruh pulau termasuk Pantai Jungmun, Seogwipo.

Haenyeo Museum. 3204 Hado-ri, Gujwa-eup, Jeju. Tel. +82 64 710 7779. Dari Terminal Bus Ekspres Jeju, ambil bus rute 1132 menuju Saehwa atau Seongsan dan turun di Menara Peringatan Anti-Jepang Jeju Haenyeo (60 menit).

5. Pantai-pantai indah


Pantai Jungmun: Sapuan pemandangan pasir, laut biru dan tanaman hijau merambat. Letaknya tepat di belakang kolam renang ala Vegas yang terdapat di kompleks mega-hotel Lotte World. Ia dilengkapi dengan tebing palsu, perahu kayuh berbentuk angsa dan kincir angin Belanda.

Kecuali ketika musim panas, pantai indah ini kosong. Pantai-pantai lain yang bisa dinikmati untuk berenang atau berselancar adalah Teluk Emerald, Gwakiji, Hamdoek, dan Shinyang.

Pantai Jungmun, Seogwipo, terletak di selatan, sekitar satu jam dari Kota Jeju.


Oleh Jennifer Barclay

source:yahoo.com


Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Situs Warisan Dunia terbaru ヅ

Inilah enam Situs Warisan Dunia terbaru menurut UNESCO yang ada di Asia Pasifik.

Australia

Pemerintah Inggris membangun penjara-penjara ini pada akhir abad 18 dan 19. Beberapa situs tersebut mengingatkan Australia pada masa lalu kelam mereka saat banyak orang dari Eropa datang terikat dengan rantai, divonis dengan hukuman 'pemindahan' atas kejahatan seperti pencurian sampai pembunuhan. Dari 11 situs yang terdaftar oleh UNESCO, lima ada di Tasmania, termasuk Port Arthur, yang berfungsi sebagai institusi penghukuman sampai 1877.

Cina

Terletak di Provinsi Henan, Monumen Bersejarah Dengfeng tersebar di sekitar Gunung Song, pusat pemujaan agama Tao. Ada 13 struktur bangunan dan situs kuno, termasuk Kuil Shaolin, tempat lahirnya Buddhisme Zen dan kung fu; Akademi Songyang, salah satu pusat pembelajaran tertua di Cina; dan Kuil Songyue, tempat berdirinya pagoda bata tertua di Cina.

India


Jantar Mantar di Jaipur adalah observatorium bersejarah terbesar dan tertua yang ada di India. Keseluruhan bangunan ini terbuat dari batu lokal dan marmer. Dibangun pada awal 1700 oleh Maharaja Jai Singh II, peralatan di situs ini mengukur dan memprediksi peristiwa-peristiwa astronomi dengan ketepatan luar biasa. Yang paling menarik adalah Samrat Yantra, jam matahari setinggi 27 meter (masih akurat sampai dua detik) dan dua cekungan yang memungkinkan pengamat mengikuti pergerakan bulan.

Korea Selatan



Desa Hahoe dan Yangdong, keduanya di Provinsi Gyeongsang Utara, terpilih sebagai perwakilan utama budaya klan bersejarah di Korea. Rumah-rumah para kaum aristokrat yang terjaga dengan baik dan tertata, ruang belajar, dan akademi-akademi mencerminkan budaya Konfusius dari Dinasti Joseon; keindahan gunung-gunung yang mengelilinginya, padang rumput dan sungai yang menginspirasi banyak ode oleh para penyair dari abad 17 dan 18. Tradisi tarian topeng masih hidup sampai sekarang sejak 500 tahun lalu.

Sri Lanka

Terletak 2500 mdpl, kawasan Dataran Tengah terpilih sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ke-delapan dari Sri Lanka karena nilai ekologisnya. Daerah pegunungan itu, yang meliputi tiga kawasan lindung, memiliki ekosistem unik. Pohon-pohonnya yang melingkar dan 'cebol' berbeda dari ketinggian pepohonan di hutan dataran rendah di sekitarnya. Hutan pegunungan ini menyimpan kekayaan flora dan fauna, termasuk mamalia yang nyaris punah, seperti langur (monyet kecil) berwajah ungu, loris Dataran Horton, dan leopard Sri Lanka.

Vietnam


Dibangun oleh Dinasti Ly pada abad 11, Benteng Kekaisaran Thang Long adalah pusat pemerintahan Vietnam selama 800 tahun. Benteng ini kemudian dibangun ulang oleh dinasti-dinasti penerusnya, dan diambil alih oleh Prancis pada 1888 yang kemudian menambahkan banyak bangunan pra-kolonial. Pada 2002, saat penggalian untuk pembangunan gedung parlemen yang baru, ditemukan 11 fondasi istana, sekitar 4 meter di bawah permukaan tanah, sisa-sisa pengadilan Dinasti Ly. Penggalian situs arkeologis yang masih terus berlanjut ini diprediksi sebagai yang terbesar di sejarah Asia Tenggara.

Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Parade Gembok Cinta di Menara Seoul ヅ

Setiap kali ada kesempatan mengunjungi Seoul, saya tak pernah bosan mendatangi Menara Seoul. Meski jujur saja, agak repot mencapai tempat ini — walau datang dengan taksi, tetap saja kita harus berjalan kaki selama dua puluh menit untuk mencapai menara yang kini bernama N Seoul Tower itu.

Sebenarnya ada cara lain. Kalau tidak mau menghabiskan tenaga dengan berjalan di lintasan yang cukup menanjak, kita bisa naik kereta gantung dari Myundong dan langsung diantar ke atas. Tak seperti di Singapura atau Genting, perjalanan kereta gantung ini hanya 5-10 menit. Tarifnya 7 ribu won pulang-pergi.


Pemandangan Seoul di malam hari dengan menara di belakangnya.

Begitu turun dari kereta, kita akan langsung tiba di lokasi salah satu adegan paling romantis Boys Over Flowers: inilah tempat Jun Pyo dan Jan Di terjebak di luar stasiun kereta gantung menara. Tentu akan afdol jika kita ikut mencoba kopi panas dari mesin penjual otomatis. Jadi benar-benar terasa seperti momen Jun Pyo dan Jan Di!

Parade gembok cinta


Suasana yang tenang, udara yang bersih, serta pemandangan kota dari atas, menjadikan Menara Seoul tempat nongkrong yang asyik. Tetapi ada satu lagi daya pikat menara yang dibangun tahun 1969 ini bertambah satu: banyak pasangan yang memasang gembok ke pagar menara.

Kebiasaan ini berawal sejak tiga atau empat tahun yang lalu (sebab seingat saya waktu ke sini tahun 2003, pagar menara masih "bersih").

Menurut Korea Times, tradisi pasang gembok cinta ini dimulai oleh sepasang kekasih yang terinspirasi hal serupa di Menara Tokyo. Selain itu, pasangan selebritas Alex dan Sinae yang mengikat janji mereka dengan memasang gembok — yang ditayangkan dalam acara “We Got Married” juga makin mengundang pasangan kekasih lain berbondong-bondong melakukan hal yang sama.


Banyaknya gembok cinta di Menara Seoul.

Alhasil, gembok-gembok cinta ini pun semakin memenuhi pagar menara. Model gembok pun bervariasi dan lucu-lucu seperti gambar hati, kelinci, sampai borgol! Malah, banyak yang nekat memajang foto berdua.

Selain menulis nama masing-masing, kebanyakan pasangan menuliskan keinginan-keinginan mereka. Sayang, kebanyakan ditulis dalam bahasa Korea. Hanya beberapa yang ditulis dalam bahasa Inggris yang bisa dimengerti.


Pesan cinta yang tertulis di gembok-gembok di Menara Seoul.

Bisa jelajah museum atau hanya nongkrong


Selain menikmati ratusan ekspresi yang tertulis di gembok cinta, kita bisa menyusuri dinding benteng dan bongsudae (gundukan bata yang di dalamnya tempat menyalakan api unggun). Tempat ini sekarang jadi salah satu titik bagus untuk lokasi berfoto.

Di berbagai sudut area menara juga ada beberapa karya seni yang sengaja dipajang demi kenikmatan kita. Prototipe manusia dari besi yang menggantung di atas, contohnya.


Prototipe manusia dari besi yang menggantung.

Para penggemar museum bisa mengunjungi Global Village and Folk Museum. Atau jika masih ingin mencapai tempat yang lebih tinggi lagi, Anda bisa masuk ke menara. Tetapi ini semua tentu tidak gratis. Untuk tiket masuk ke semua area itu, kita harus mengeluarkan kocek 9 ribu won lagi.

Ada juga tenda karikatur. Dengan 5 ribu won, kita bisa mendapatkan karikatur diri.

Tetapi kalau malas menikmati fasilitas tambahan itu, Anda bisa langsung nongkrong di berbagai restoran yang ada di sekitar (itulah yang saya lakukan). Selain karena perut sudah minta diisi, saya juga ingin menghangatkan badan sejenak dengan minum teh dan croissant.

Bagi saya, hanya duduk-duduk menikmati pemandangan kota yang indah ditemani santapan hangat sudah satu kenikmatan sendiri. Setelah itu, saya memilih berjalan kaki pulang, ketimbang kembali lagi dengan kereta gantung karena dengan begitu, saya bisa menikmati suasana hijau yang jadi bagian dari Kebon Raya Namsan (Namsan Botanical Garden).


Oleh :Syanne Susita
source:yahoo.com

Read more...

Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

Christmas Countdown Calender...

Pollarstar DreamLand

Pollarstar DreamLand

My Blog List

  © Sicily Pollarstar Dream by PollarstarDream.com 2010

Back to TOP